Sabtu, 04 Mei 2013

Unic nya Adat istiadat perkawinan bintauna


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc3FhAfHRhCJD6zLhP0hTSFzs0QR3ywKkLPUX46Nt8R8tkiabAh-GVwqcLQd3gnXiBI-yaSuQ9t2h80E3NMvy1OCBXknX1_RvFjTfSqbt_N5jC2Kkk1vtkMATch_ZsYxqoFhWS4QDLpaM/s1600/Perkawinan+adat+bintauna.jpg

eminangan (Molonda’o) artinya pertemuan pertama dari kedua orang tua aki-laki dan orang tua perempuan yang di fasilitasi oleh lembaga adapt dengan maksud memohon kepada orang uta perempuan dimana seorang anak perempuan sebana (…) dimohon dan diminta kiranya mendapat persetujuan dari pihak laki-laki belum mendapat jawaban dengan alasan masih menanyakan kepada seoran gperempuan di man amereka sudah ada saling hubungan cinta.

Nanti selang beberapa hari kemudian dari pihak mempelai perempuan menyampaikan kabar kepada orang tua pihak laki-laki bahwa sudah mendapat jalan yang baik untuk ditempuh. Maka orang tua dari pihak lakilaki bersama orang tua adapt mendatangi rumah dari orang tua pihak perempuan untuk mensyukurinya dimana peminangan sudah di terima. Kemudian dilanjutkan dengan musyawarah memintakan susunan rincian adapt istiadat kawin mawin dari pihak perempuan. Maka selang beberapa hari orang tua dari pihak perempuan telah mengutus salah seorang lembag aadat utnuk mengundang kepada pemengku adapt, para pelaksana adapt dan pegawai syar’I untuk musyawrah membuat rincian adaptistiadat kawin mawin dengan susunan sebagai berikut :

Pinokumana
Rp 100.00

Sopoto Rea Mopange
Rp 60.000

Lontupo Lima
Rp.75.000

Vatanga Nokati
30 Pohon Kelapa Berbuah

Tila Vatanga Vai Muda
Rp.48.000

Hiaho
Rp. 150.000

Learo
Rp 300.000

Tinua Timbale
2 Pohon Kelapa Berbuah

Pinopopotika
2 Pohon Kelapa Berbuah


Adat Istiadat Perkawinan Bintauna 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar